Dishub Palembang Diperiksa, Warga: Keinginan Kami Sepenuhnya Belum Tercapai


PALEMBANG, R24J

Senin 20 Juli 2026 – Di tengah hebohnya proses pemeriksaan Dinas Perhubungan (Dishub) Palembang oleh Kejaksaan Negeri Palembang terkait dugaan korupsi proyek lampu jalan, muncul fakta yang menyayat hati di lapangan. Masalah penerangan di sepanjang trotoar Jalan Kimarogan, dari putaran pertama hingga perbatasan Simpang Flyover Nilakandi, masih menggunakan lampu Tipe lama.

 

Beberapa bulan yang lalu, Media Center Jurnalis Kertapati (MC-JK) telah menyoroti kondisi lampu di sepanjang trotoar Jalan Kimarogan yang masih menggunakan tipe lama, sehingga cahayanya redup dan kurang memadai. Arman, Ketua RT 44 Kelurahan Kemang Agung yang juga wartawan tergabung dalam PWI Ogan Ilir, kemudian mengajak rekan-rekan media yang berdomisili di wilayah Kertapati dan tergabung di MC-JK untuk mempublikasikan usulan penggantian lampu tipe lama menjadi LED.

 

Respon Dishub Palembang saat itu terbilang sangat cepat: tak lama setelah berita tayang, pihak dinas langsung turun ke lokasi dan mengganti beberapa lampu dengan jenis LED. penggantian itu dari Simpang Sungki hingga putaran pertama diganti,sesuai dengan usulan rekan-rekan MC-JK 

 

Sampai hari ini, di sepanjang trotoar Jalan Kimarogan mulai dari putaran pertama hingga Simpang Flyover Nilakandi, lampu yang dipakai masih tipe lama. Parahnya lagi, banyak di antaranya yang sudah mati dan tak lagi menyala, membuat jalan tersebut gelap gulita di malam hari.

 

Arman, Ketua RT 44 Kemang Agung menegaskan: "Kami sangat menghargai langkah awal yang diambil. Tapi jangan berhenti di tengah jalan. Masyarakat di sepanjang Jalan Kimarogan dari putaran pertama sampai simpang flyover Nilakandi juga berhak mendapatkan penerangan yang layak dan aman. Banyak lampu sudah mati, membahayakan keselamatan warga yang lewat."

 

Senada dengan itu, Heryadi Azhar selaku Koordinator MC-JK menyampaikan pernyataan tegas: "Saat ini Dishub sedang diperiksa Fakta bahwa keinginan warga belum sepenuhnya tercapai minta ganti lampu LED, dan banyak lampu yang mati tak diganti, menjadi bukti bahwa masih ada celah yang harus diperbaiki. Kami menuntut sekesaikan apa yang sudah menjadi kebutuhan dasar warga. Jangan sampai anggaran habis, namun jalanan tetap gelap dan warga yang dirugikan."


(*/Jf)

Posting Komentar

0 Komentar