Parimo, Radar24jam.com
Ratusan hektar sawah petani di kecamatan Sausu Taliabo Dan Balinggi kabupaten Parigi Moutong Sulteng ,Gagal tanam akibat kekeringan yang melanda wilayah itu.
Sejumlah petani mengeluhkan pengairan irigasi yang debit air mulai berkurang,meskipun sebelumnya berhasil panen komoditas padi .
Hal itu di akui kepala desa Suli indah I Made Lostir saat di wawancara terkait gagal Tanam yang dialami petani pertanian sawah.
Kepala desa Suli indah I Made Lostir mengatakan petani saat ini memang mengalami gagal tanam sebelumnya di rencanakan bulan ini,namun meleset dari jadwal tanam.
Saluran irigasi yang saat ini mulai mengecil debit airnya ,tidak mampu lagi mengairi sawah.
Namun debit air yang kecil dapat di bagi tetapi tidak cukup untuk mengairi sawah petani yang luas,itu yang menjadi pembahasan kami kemarin.
Dia menjelaskan tidak ada aktifitas tambang yang terjadi disini di desa Suli indah,ini murni karena panas .matahari yang berlangsung lama dan curah hujan berkurang
" Kita bersabar saja semoga hujan mulai turun lagi agar petani kembali beraktifitas tanam padi lagi".ucapnya
Selain itu sumur air milik warga untuk kebutuhan sehari-hari mulai surut,dan warga kesulitan air bersih.
Amatan wartawan Radar24jam.com warga terpaksa mengangkut air dari sungai sausu menggunakan gerigen diangkut menggunakan mobil open pik up.untuk memenuhi kebutuhan air bersih,Kamis,3/9/2026.
Laporan wartawan Radar24jam.com
SIDIK,SH

0 Komentar