Ketua KJM-B Ivan Hutabarat Akan Mengambil Langkah Hukum Jika PT. Meratus Tidak Renovasi Rumah Miliknya Nyaris Ambruk

 


Medan-Belawan, R24jam

Ketua Kolaborasi Jurnalis Medan-Belawan (KJM-B) Ivan Hutabarat mengakui sangat kecewa dengan pihak PT. Meratus hanya memberikan sebuah iming iming akan segera memperbaiki tempat kediamannya dilingkungan 12 Kampung Salam Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan Kota Medan, yang nyaris ambruk akibat getaran dari dentuman keras eksculator saat sedang melakukan pengerjaan pembongkaran bangunan bekas timbangan proyek depo petikemas  


"Saya sangat kecewa, dan akan segera mengambil langkah hukum, jika pihak PT. Meratus tidak mau bertanggung jawab untuk memperbaiki rumah tersebut. "tegasnya dihadapan sejumlah awak media yang tergabung di Kolaborasi Jurnalis Medan-Belawan (KJM-B) pada Senin 6 Juli 2026


Ivan menjelaskan bahwa pihak PT. Meratus terus berjanji akan segera merealisasikannya. Namun sudah satu bulan lamanya belum juga ada niat baik untuk memperbaiki tempat kediamannya yang nyaris ambruk seketika


"Saya sudah sangat merasa resah, apalagi rumah semakin bertambah miring. Saya hanya khawatir saja, Bagaiman kalau rumah ini tiba tiba ambruk dan menimpa keluarga ku. Akan saya tuntut mereka jika itu terjadi."tegasnya lagi


Lanjutnya, Ivan juga mengakui merasa kecewa kepada seseorang bernama Ponirin yang merupakan Babinsa Kelurahan Belawan Bahari yang ikut terlibat untuk menyelesaikan persoalan kerusakan rumah miliknya. Terkesan dia seakan akan ingin membuang tanggungjawab


"Saya sangat kecewa dengan Pak Ponirin selaku Babinsa. Sebelumnya dia telah memastikan akan segera diperbaiki rumah tersebut. Dia juga akan menginfokan jika sudah ada kabar dari pihak PT. Meratus. Selang satu bulan lamanya, kemudian saya pertanyakan lagi dengan Pak Ponirin kapan diperbaiki rumah itu, katanya dia angkat tangan atau tidak sanggup menyelesaikan. Koq tiba tiba dia ngomong seperti itu, padahal rumah belum lagi diperbaiki. Seharusnya dia mendesak pihak PT. Meratus sesuai dengan janjinya."kata Ivan


Hingga saat ini pihak PT. Meratus belum juga ada etika baik untuk merealisasikan kapan dilakukan perbaikan tempat kediaman milik warga lingkungan 12 Kampung Salam ini yang diperkirakan sewaktu waktu dapat ambruk seketika dan menimbulkan persoalan baru


Sementara itu saat dikonfirmasi dengan Pak Jepri pihak PT. Meratus mengapa belum juga dilakukan perbaikan rumah miliknya yang nyaris ambruk. Namun Jepri hanya memberikan janji yang tidak pasti dengan alasan setelah cair dari perusahaan.(simon)

Posting Komentar

0 Komentar