Kabid P2TPI : Parigi Moutong Mendapat Pembangunan Kawasan Kampung nelayan Merah Putih Dengan Fasilitas Lengkap


Parimo, radar24jam.com

Pada tahun 2026 ini kabupaten Parigi Moutong mendapat pembangunan kawasan kampung nelayan merah putih.


Hal itu di ungkapkan kabid. P2TPI Mas Hening L.S.Pi Dinas perikanan dan kelautan kabupaten Parigi Moutong kepada wartawan radar24jam.com di ruang kerjanya belum lama ini.


Dia menjelaskan untuk tahun 2026 ini kabupaten Parigi Moutong mendapat pembangunan kawasan kampung nelayan di bolano tengah kecamatan bolano.


Pada tahap ke dua ini Parigi Moutong dapat pembangunan itu setelah kabupaten toli -toli di tahap satu.


Jadi kita daerah hanya sebatas menyediakan lahan tidak ada intervensi daerah kita siapkan tanah lahan lear and clear yang penting sudah siap oke.


Setelah beberapa kali tim verifikasi dari kementerian langsung turun meninjau disana.


Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi yaitu kesiapan lahan,sosial ekonomi dan budaya masyarakat yang dominan nelayan.


Untuk Parigi Moutong yang dapat itu desa bolano tengah kecamatan bolano sebagai kawasan kampung nelayan merah putih,di mana satu kawasan itu ada semua kegiatan budidaya,perikanan tangkap,pabrik es,kios dan koperasi desa merah putih di desa tersebut sebagai pengelolah.


Ada sekitar 19 bangunan seperti tambatan perahu ,clostoring ,pabrik es,bengel.kapal,kios nelayan ,ar bersih ,tong sampah,gapura,dan fasilitas yang diperlukan 50 persen dari jumlah penduduk nelayan.


Untuk kabupaten Parigi Moutong sesuai proposal yang lolos dari usulan kita menunggu tim verifikasi yaitu pertama Desa pelawa baru,boyantongo ,dusunan dan sausu.pada tahun 2026-2027.


Harapanya Parigi Moutong agar mendukung program Se bisa mungkin kita sukseskan bersama Karena Masih ada peluang berikutnya untuk daerah lainya diparigi moutong.


Alhamdulillah dari 899 proposal masuk lolos 100 kabupaten Se Indonesia untuk Sulteng dapat 6 tahap 1 toli-toli 60 daerah sisanya kita 35 daerah Parigi Moutong Tahap 2 Parigi Moutong ,Poso,Banggai Kepulauan dan Banggai laut .


SIDIK,SH

Posting Komentar

0 Komentar