Pematang Siantar, R24J
Sumatera Utara, [ 09-01-2026 ] — Kongres Pemberantasan Korupsi Manipulatif Rakyat Indonesia (KPKM RI) akan mengawali pelaksanaan Education & Anti Narcotics KPKM RI Award dengan menggelar Dialog Kebangsaan bertema penguatan penegakan hukum dan pencegahan korupsi serta narkotika di Indonesia.
Dialog kebangsaan ini menghadirkan para pemangku kepentingan strategis nasional dan daerah sebagai pembicara, antara lain perwakilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, DPR RI Komisi XIII, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut), Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, serta Gubernur Sumatera Utara atau yang mewakili.
Ketua Umum KPKM RI, Hunter D. Samosir, menyampaikan bahwa dialog kebangsaan ini menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pandangan lintas lembaga dalam menghadapi dua kejahatan luar biasa (extraordinary crimes), yakni korupsi dan peredaran narkotika, yang masih menjadi ancaman serius bagi masa depan bangsa.
“Korupsi dan narkotika adalah kejahatan sistemik yang merusak sendi negara dan generasi muda. Melalui dialog kebangsaan ini, KPKM RI ingin mendorong penguatan sinergi antar lembaga serta menghadirkan rekomendasi nyata bagi penegakan hukum dan pencegahan sejak dini,” tegas Hunter.
Dialog ini juga menjadi bagian penting dalam rangkaian Education & Anti Narcotics KPKM RI Award, sebuah ajang apresiasi yang diberikan kepada institusi, tokoh, dan elemen masyarakat yang dinilai berkomitmen serta berkontribusi nyata dalam upaya pendidikan antikorupsi dan pemberantasan narkotika, khususnya di wilayah Sumatera Utara.
KPKM RI menilai bahwa pendekatan edukasi, pencegahan, dan penegakan hukum yang berkeadilan harus berjalan seiring untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih serta melindungi generasi muda dari bahaya narkotika.
Melalui kegiatan ini, KPKM RI berharap terbangun kesadaran kolektif, kolaborasi berkelanjutan, dan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan Indonesia yang bersih dari korupsi dan narkoba.
(Tim DeLTa)

0 Komentar