Pelantikan dan Pengukuhan, Serta Penanda tangan Fakta Integritas Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren Nurul Islam Dasan Baru.



Lombok Tengah, Radar24Jam

Mengadakan pergantian Semua Pimpinan Lembaganya (MI,MTs.MA.MDI,PA,dan TPQ Nurul Islam.pada Senin,2/1/2023


Dalam usianya yang ke-30, Yayasan Nurul Islam Dasan Baru, mulai menjalankan program serta aturan Yayasannya, untuk semua bidang kerjanya, dan pada hari ini Senin, 2 Januari 2023, melaksanakan pergantian pimpinan semua Lembaga di lingkup Yayasannya, yaitu Madrasah Ibtidaiyah ( MI), Madrasah Tsanawiyah ( MTs), Madrasah Aliyah ( MA), pengurus Panti Asuhan ( PA), Taman Pendidikan Al- Qur'an ( TPQ)dan Madrasah Diniyah Islamiyah ( MDI). 


Pergantian Pimpinan lembaga tersebut, dilakukan dalam acara Pelatihan, Pengukuhan dan Penanda Tangan Pakta Integritas. Dalam acara tersebut,

Koordinator Kelembagaan dan SDM, yang juga Wakil Ketua Yayasan, Hablul Warid, S. Ag., M. Pd,. dalam sambutannya mengatakan bahwa arah kerja lembaga Yayasan di masing-masing masing lembaga, mulai dijalankan sesuai aturan, mengingat Yayasan ini adalah milik masyarakat, sehingga pergantian dan promosi pimpinan lembaga, adalah merupakan hasil keputusan masyarakat yang diwakilkan pada Pengurus dan pembina Yayasan."ungkapnya.


"Dalam penentuan pimpinan lembaga ini, pengurus Yayasan telah mengadakan rapat secara intensif dan penuh ketelitian, dalam upaya mencari kader terbaik dari masyarakat Yayasan, unutuk menjadi pimpinan di lembaganya. Adapun pimpinan lembaga di lingkup Yayasan yang baru dilantik dan dikukuhkan, hari ini adalah; untuk Kepala MA Nurul Islam; Ahmad Zazri, S. Pd., Kepala MTs. Nurul Islam, Ahmad Hamdani, S. Pd., Kepala MI, Mahyuddin, S. Pd.,  Kepala RA. Kreatif Nurul Islam, Sahadati, S. Pd., Ketua Panti Asuhan, Makruf, S. Pd. I., dan Koordinator TPQ, Muliati, S. Pd. 


Selanjutnya, anggota Dewan Pembina Yayasan, Akhmad Husni, S. Pd., MM., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada pimpinan-pimpinan lembaga yang dilantik dan dikukuhkan, serta menyampaikan ucapan Terima kasih dan penghargaan kepada Pimpinan lama yang diganti, selanjutnya Husni mengatakan sebenarnya menjadi pimpinan di lembaga ini adalah tugas tambahan yang sekaligus menjadi tanggung jawab tambahan, sehingga jika mengingat sirah terkait pemimpin seperti khalifah Umar ra, yang mengucapkan Innalillahi saat  diberikan tugas menjadi pemimpin, mengingat menjadi pemimpin memiliki tanggungjawab dunia akhirat. Karena itu, Husni memesankan agar saat mulai di lembaga yang dipimpin, agar memulai tugasnya dengan menganalisis dengan sistem SWOT, ( Kelebihan, kekurangan, peluang, ancaman), dengan analysis ini kepala akan dapat menjalankan tugasnyatugasnya,  dan sebagai pemimpin terus belajar akan tetap dapat mengupdate diri.


Sementara, Ketua Yayasan Nurul Islam,TGH.Azra'i menyampaikan nasehat agar tugas yang diberikan saat ini menjadi ladang amal ibadah kita,dan mengajak untuk bekerja ikhlas."tutupnya.

Rsl

Posting Komentar

0 Komentar